31 10:11:54 JULI 2017 Admin PPID DISHANPAN

Upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan kelompok wanita melalui kegiatan Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (OPP), Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan angkatan ke dua, yang diselenggarakan di aula eks Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Magelang pada tanggal 27 Juli 2017 diikuti oleh Kelompok Wanita se Eks Karesidenan Kedu (diikuti oleh 6 Kab/Kota). Angkatan ke tiga pada tanggal 28 Juli 2017 diikuti oleh Kelompok Wanita se Eks Karesidenan Semarang (diikuti oleh 6 Kab/Kota) diselenggarkan di Ruang sidang Dinas Ketahanan Pangan Provinsi. Bintek  dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Narasumber kegiatan Bintek OPP tersebut adalah dari Staf Ahli Gubernur Jawa Tengah, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, Balai Budidaya Ikan Air Tawar (BBIAT) Muntilan dan Yayasan Jawa Tengah Berdikari (YJB). Kegiatan tersebut merupakan kegiatan lanjutan yang diselenggarakan di Aula  Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah dan aula Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Klaten.

 
 

 

Tujuan Penyelenggraan Bintek adalah :

  • Mensosialisasikan dan memasyarakatkan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan kepada kelompok wanita pelaksana OPP di tingkat Kabupaten/Kota.
  • Memberikan pembekalan kepada kelompok wanita pelaksana OPP di tingkat Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pengelolaan tanaman pekarangan dan perikanan serta penguatan kelembagaan;
  • Mengembangkan jaringan informasi antar kelompok wanita antar wilayah maupun luar wilayah;

Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (OPP) telah dilaksanakan sejak tahun  2010 yang hingga saat ini telah tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Dalam perkembangannya P2KP menjadi gerakan yang semakin masif di tengah masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa upaya percepatan diversifikasi atau penganekaragaman konsumsi pangan diarahkan untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat ke arah asupan pangan yang lebih beragam, bergizi seimbang dan aman, serta mengurangi ketergantungan pada salah satu pangan pokok, yaitu beras. Langkah ini sejalan dengan upaya untuk membangun masyarakat Jawa Tengah yang lebih baik, yaitu yang lebih sehat, aktif, dan produktif. 


Agar implementasi Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan atau P2KP ini mengakar dimasyarakat perlu meningkatkan : (1) Meningkatkan koordinasi, keterpaduan sinkronisasi dan harmonisasi dengan OPD terkait (2) Melalui promosi dan gerakan-gerakan untuk meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), (3) Mengenalkan dan mensosialisasikan tentang pentingnya pangan yang B2SA dan sumber pangan yang ada dipekarangan pada anak sejak usia dini.

 

Cc : KPP Dishanpan