Notice: Undefined offset: 2 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120

Notice: Undefined offset: 1 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120
2017-08-24 09:54:30 Admin PPID DISHANPAN

Sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok wanita melalui kegiatan Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (OPP), Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan, yang diselenggarakan Hari Rabu tanggal 23 Agustus 2017 di Aula Bappedalitbang Kabupaten Banyumas Komplek Perkantoran GOR Satria, Jl. Dr. Suharso Purwokerto. Bintek OPP tersebut diikuti oleh Kelompok Wanita se Eks Karesidenan Banyumas (Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Banjarnegara). Materi dan Narasumber :  Pengembangan Tanaman Pekarangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga oleh BPTP Jawa Tengah, dan Budidaya Ikan Lele dipekarangan oleh BBIAT Muntilan.     


Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan (OPP) telah dilaksanakan sejak tahun  2010 yang hingga saat ini telah tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Dalam perkembangannya P2KP menjadi gerakan yang semakin masif di tengah masyarakat dalam upaya peningkatan. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa upaya percepatan diversifikasi atau penganekaragaman konsumsi pangan diarahkan untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat ke arah asupan pangan yang lebih beragam, bergizi seimbang dan aman, serta mengurangi ketergantungan pada salah satu pangan pokok, yaitu beras. Langkah ini sejalan dengan upaya untuk membangun masyarakat Jawa Tengah yang lebih baik, yaitu yang lebih sehat, aktif, dan produktif. 


Agar implementasi Kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan atau P2KP ini mengakar dimasyarakat perlu meningkatkan : (1) Meningkatkan koordinasi, keterpaduan sinkronisasi dan harmonisasi dengan OPD terkait (2) Melalui promosi dan gerakan-gerakan untuk meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), (3) Mengenalkan dan mensosialisasikan tentang pentingnya pangan yang B2SA dan sumber pangan yang ada dipekarangan pada anak sejak usia dini.