02 JULI 2015 Jona Admin BKP Jateng

Ungaran - SPIP merupakan salah satu bentuk pengendalian atas kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dengan tujuan memberikan keyakinan memadai (reasonable assurance) untu pencapaian tujuan organisasi melalui 4 (empat) pilar yaitu: efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah pada Senin, 29 Juni 2015 menyelenggarakan Internalisasi SPIP kepada pegawai di lingkup BKP, baik pejabat struktural, pejabat fungsional umum maupun pejabat fungsional tertentu dengan mengundang narasumber dari Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Drs. Suharsono, M.Si  dan Bagus Panuntun, S.STP.

Ir. Whitono, M.Si. dalam sambutan pengarahannya menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan SPIP, BKP telah melakukan beberapa hal antara lain : sosialisasi SPIP bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jawa Tengah, membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) SPIP, menyusun Juknis Sistem Pengendalian Intern lingkup BKP, SOP dan beberapa dokumen lainnya. Namun demikian masih diperlukan proses pemahaman, yaitu tahap membangun kesadaran dan persamaan persepsi, terhadap penyelenggaraan SPIP kepada seluruh anggota organisasi, tegasnya.  

Fasilitator dari Inspektorat mengulas kembali unsur-unsur SPIP, maksud, tujuan, apa saja yang dibutuhkan dan yang harus dilakukan untuk menyelenggarakan SPIP. Setelah dilakukan review singkat, acara dilanjutkan dengan kegiatan assesment tentang evaluasi lingkungan pengendalian.  Peserta diminta untuk mengisi kuesioner Control Environment Evaluation (CEE). Melalui kuesioner tersebut, digali persepsi seluruh responden tentang kondisi lingkungan pengendalian, tutur Ir. Sri Sularsih, M.Si selaku Ketua Satgas SPIP BKP Prov. Jateng.

Setelah kuesioner terkumpul, akan dilakukan tabulasi dan analisis data pada sub unsur mana yang masih memerlukan pembenahan terkait pencapaian tujuan SKPD. Selanjutnya akan dilaksanakan FGD yang melibatkan BPKP sebagai pembina SPIP untuk penyempurnaan dokumen Rencana Tindak Pengendalian lingkup BKP Provinsi Jawa Tengah, terangnya.

 

Harga Pangan

 
No. Komoditas

    Harga

1. Tepung Terigu Rp.6.611,-/kg
2. Minyak Goreng Rp.11.808,-/kg
3. Daging Sapi Murni Rp.107.556,-/kg
4. Telur Ayam Ras Rp.17.270,-/kg
5. Daging Ayam Ras Rp.28.849,-/kg
6. Cabe Merah Keriting Rp.21.502,-/kg
7. Bawang Merah Rp.25.960,-/kg
8. Gula Pasir Lokal Rp.12.835,-/kg
9. Kedelai Biji Kering Rp.8.439,-/kg
10. Jagung Pipilan Kering Rp.5.856,-/kg
11. Beras Premium Rp.10.545,-/kg
12. Beras Medium Rp.9.110-/kg
13. Beras Termurah Rp.7.956,-/kg

 

Catatan :   Sumber Data Enumerator Panel Harga Pangan dari 27 Kab/Kota

 

  Minggu III April  2017 , Keadaan Tgl 17/4/2017

 

  Data Yang Disajikan Adalah Harga Rata-Rata Dari 27 Kab/Kota

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Harga Gabah

No. Kabupaten

    Harga GKP           Tk Petani

1. Kab. Cilacap Rp.3.000,-/kg
2. Kab. Banyumas  Rp.3.300,-/kg
3. Kab. Purbalingga Rp.3.350,-/kg
4. Kab. Banjarnegara Rp.3.400,-/kg
5. Kab. Kebumen Rp.0,-/kg
6. Kab. Purworejo Rp.3.100,-/kg
7. Kab. Wonosobo Rp.4.000,-/kg
8. Kab Magelang Rp.3.800,-/kg
9. Kab.Boyolali Rp.3.100,-/kg
10. Kab. Klaten Rp.3.800,-/kg
11. Kab Sukoharjo Rp.4.000,-/kg
12. Kab. Wonogiri Rp.3.200-/kg
13. Kab. Karanganyar Rp.3.800,-/kg
14. Kab. Sragen Rp.3.900,-/kg
15. Kab. Grobogan Rp.4.000,-/kg
16. Kab. Rembang Rp.3.800-/kg
17. Kab. Temanggung Rp.4.000-/kg
18. Kab. Kendal Rp.4.100,-/kg
19. Kab. Batang Rp.3.700,-/kg
20. Kab. Pemalang Rp.3.600,-/kg
21. Kab. Tegal Rp.4.200,-/kg
22. Kab. Brebes Rp.3.800,-/kg
23. Kab. Pekalongan Rp.3.600,-/kg
  Rata-rata Rp.3.677-/kg
  Tertinggi Rp.4.100,-/kg
  Terendah Rp.3.100,-/kg

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Statistic User

Pengunjung hari ini : 170
Total pengunjung : 395580
Hits hari ini : 428
Total Hits : 1825143
Pengunjung Online : 6