16 SEPTEMBER 2015 Jona Admin BKP Jateng

Ungaran - Semakin maraknya pangan berbahaya yang beredar di masyarakat mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk segera membentuk Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD). Melalui JKPD diharapkan langkah semua stakeholders dapat bersinergi untuk meningkatkan keamanan pangan, kata Kabid Keamanan Pangan BKP Jateng, Ir. Suranto, M.Si.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa JKPD yang akan dibentuk terdiri dari :

(1) Jejaring Inteligen Pangan (JIP) yang bertugas menghimpun informasi data kegiatan pengkajian risiko keamanan pangan dari lembaga terkait (data surveilan, inspeksi, riset keamanan pangan, dsb.);
(2) Jejaring Pengawasan Pangan (JPP) yang bertugas menghimpun informasi dalam penerapan kebijakan untuk melindungi kesehatan konsumen; dan (3) Jejaring  Promosi Keamanan Pangan (JPKP) yang bertugas melaksanakan penyebaran dan pertukaran informasi dalam pelaksanaan promosi.

Rencana pembentukan Tim JKPD dibahas secara intens dalam Rakor Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) Tahun 2015 yang telah dilaksanakan baru-baru ini di Ruang Rapat Lantai 3 BKP Provinsi Jawa Tengah, tutur Ir. Rini  Budiningsih, M.Si di ruang kerjanya. Beberapa masukan dari peserta rakor antara lain : (1). Usulan agar Tim JKPD ditambah dengan Tim Teknis agar bisa segera operasional di lapangan; (2). Pola hubungan antar SKPD agar dapat saling mendukung dalam pengawasan pangan dengan sumber dana yang jelas ; (3) Rambu-rambu agar JKPD ditindaklanjuti di tingkat kabupaten/kota.