30 09:37:19 AGUSTUS 2016 Jona Admin PPID BKP Jateng

Magelang 28 Agustus 2016 , Lagi-lagi Jateng memecahkan Rekor MURI ,  dengan Rekor terbarunya  “Mie Jagung dengan Varian Pewarnaan Alami Terbanyak” .  Mie jagung merupakan mie yang berasal dari bahan baku pangan lokal yang diharapkan dapat memanfaatkan pangan lokal disekitar kita sebagai potensi masing-masing daerah di Jawa Tengah untuk menggantikan bahan pangan import khususnya terigu. Mie jagung ini telah dibuat dengan menggunakan beraneka macam pewarna alami seperti: Daun Bayam, Daun Suji, Daun Sawi, Spirulina, Labu Kuning, Kunyit, Buah Naga, Angkak, Bit Merah, Cabe Merah, Kulit Manggis, Bunga Rosella, Daun Jati Muda, Kayu Secang, Wortel, Ketela Ungu, Kulit Anggur, Tinta Cumi, Beras Hitam, Kayu Manis, dan Bunga Telang.

Mie Jagung yang diberi pewarna alami tersebut lebih aman dan merupakan makanan sehat serta aman untuk dikonsumsi. Mie Jagung ini merupakan hasil inovasi dari UKM Pengolah Pangan Lokal di Kabupaten Grobogan yang menjadi binaan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan UNIKA Semarang.Mie Jagung dengan varian pewarna alami terbanyak (21 varian pewarna alami), mampu dicatat pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai rekor terbaru yaitu tercatat sebagai rekor ke-7.563. Penyerahan Piagam Penghargaan MURI telah mewarnai rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-66 yang diselenggarakan di Alun-alun Kota Magelang pada tanggal 28 Agustus 2016.

Piagam Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Grobogan sebagai pendukung pembuatan Mie Jagung dengan varian pewarna terbanyak yang dilakukan oleh UKM Pengolah Pangan.

Deputi Manager MURI Ariani Siregar usai penyerahan Piagam Penghargaan mengatakan bahwa selama ini belum pernah ada pembuatan Mie dari bahan jagung dengan varian pewarna alami terbanyak. Selain Pemecahan Rekor Muri juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Pangan Lokal Menuju Indonesia Sehat, yang selanjutnya dimaksudkan untuk menggerakkan masyarakat dengan “Sedino Makan Jagung”.

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh:

1. Walikota Magelang (Ir. Sigit Widyonindito, M.Si)

2. Bupati Grobogan (Sri Sumarni, S.H.)

3. Kepala RSI Kota Magelang (dr. Pamungkas)

4. Kepala PMI Kota Magelang (Sukardi, S.H.)

Dengan saksi-saksi:

1. Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo, S.H., M.IP)

2. Kepala BPPT (Ir. Enia Sulistya Dewi).