22 FEBRUARI 2016 Jona Admin Website BKP Jateng

Badan Ketahanan pangan Provinsi jawa Tengah menyelenggarakan kegiatanPendidikan Kemasyarakatan Pengenalan Konsumsi Pangan B2SA Berbasis Pesantren. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari apda tanggal 18 sampai dengan 19 Februari 2016 bertempat di Pondok Pesantren Walisongo Kabupaten Sragen. Pelatihan dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Whitono, M.Si. 

Dalam sambutannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama para santri untuk meningkatkan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Pola makan yang salah akan menyebabkan kurang optimalnya pertumbuhan dan perkembangan. Tingginya angka stunting di Jawa Tengah lebih disebabkan karen faktor gizi yang kurang

“Saat ini pemerintah sedang mengedukasi masyarakat untuk lebih meningkatkan konsumsi pangan dengan lebih banyak memanfaatkan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pangan impor. Saat ini masyarakat masih terlalu banyak mengkonsumsi beras. Padahal sumber karbohidrat lain masih banyak, seperti ubi kayu, jagung dan umbi yang lain yang ddapat difungsikan sebagai pengganti beras. Potensi lahan pekarangan yang cukup tinggi kurang dioptimalkan. Dengan mengoptimalkan penanaman lahan pekarangan diharapkan akan dapat mendukung menuhan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman,”lanjutnya.

Pelatihan ini melibatkan 40 orang santriwan dan santriwati yang berasal dari Pondok Pesantren Walisongo Kabupaten Sragen dan Pondok Pesantren Dawar Kabupaten Boyolali. Peserta yang sebagian besar merupakan remaja yang dalam masa produktif sangat penting mendapatkan pengetahuan tentang pangan yang B2SA. Hal ini agar mereka telah mendapatkan kesadaran mengkonsumsi pangan B2SA sejak dini. Pada pelatihan ini peserta mendapatkan materi tentang pentingnya mengkonsumsi pangan yang B2SA beserta aplikasinya untuk dapat diterapkan dalam keseharian peserta. Narasumber pelatihan ini berasal dari petugas Kabupaten Sragen dan Universitas Semarang. Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan karena memperoleh pengetahuan tentang pangan dan gizi serta aplikasinya. 

Harga Pangan

 
No. Komoditas

    Harga

1. Tepung Terigu Rp.6.611,-/kg
2. Minyak Goreng Rp.11.808,-/kg
3. Daging Sapi Murni Rp.107.556,-/kg
4. Telur Ayam Ras Rp.17.270,-/kg
5. Daging Ayam Ras Rp.28.849,-/kg
6. Cabe Merah Keriting Rp.21.502,-/kg
7. Bawang Merah Rp.25.960,-/kg
8. Gula Pasir Lokal Rp.12.835,-/kg
9. Kedelai Biji Kering Rp.8.439,-/kg
10. Jagung Pipilan Kering Rp.5.856,-/kg
11. Beras Premium Rp.10.545,-/kg
12. Beras Medium Rp.9.110-/kg
13. Beras Termurah Rp.7.956,-/kg

 

Catatan :   Sumber Data Enumerator Panel Harga Pangan dari 27 Kab/Kota

 

  Minggu III April  2017 , Keadaan Tgl 17/4/2017

 

  Data Yang Disajikan Adalah Harga Rata-Rata Dari 27 Kab/Kota

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Harga Gabah

No. Kabupaten

    Harga GKP           Tk Petani

1. Kab. Cilacap Rp.3.000,-/kg
2. Kab. Banyumas  Rp.3.300,-/kg
3. Kab. Purbalingga Rp.3.350,-/kg
4. Kab. Banjarnegara Rp.3.400,-/kg
5. Kab. Kebumen Rp.0,-/kg
6. Kab. Purworejo Rp.3.100,-/kg
7. Kab. Wonosobo Rp.4.000,-/kg
8. Kab Magelang Rp.3.800,-/kg
9. Kab.Boyolali Rp.3.100,-/kg
10. Kab. Klaten Rp.3.800,-/kg
11. Kab Sukoharjo Rp.4.000,-/kg
12. Kab. Wonogiri Rp.3.200-/kg
13. Kab. Karanganyar Rp.3.800,-/kg
14. Kab. Sragen Rp.3.900,-/kg
15. Kab. Grobogan Rp.4.000,-/kg
16. Kab. Rembang Rp.3.800-/kg
17. Kab. Temanggung Rp.4.000-/kg
18. Kab. Kendal Rp.4.100,-/kg
19. Kab. Batang Rp.3.700,-/kg
20. Kab. Pemalang Rp.3.600,-/kg
21. Kab. Tegal Rp.4.200,-/kg
22. Kab. Brebes Rp.3.800,-/kg
23. Kab. Pekalongan Rp.3.600,-/kg
  Rata-rata Rp.3.677-/kg
  Tertinggi Rp.4.100,-/kg
  Terendah Rp.3.100,-/kg

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Statistic User

Pengunjung hari ini : 170
Total pengunjung : 395580
Hits hari ini : 428
Total Hits : 1825143
Pengunjung Online : 6