Notice: Undefined offset: 2 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120

Notice: Undefined offset: 1 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120
2016-02-22 08:51:58 Jona Admin Website BKP Jateng

Badan Ketahanan pangan Provinsi jawa Tengah menyelenggarakan kegiatanPendidikan Kemasyarakatan Pengenalan Konsumsi Pangan B2SA Berbasis Pesantren. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari apda tanggal 18 sampai dengan 19 Februari 2016 bertempat di Pondok Pesantren Walisongo Kabupaten Sragen. Pelatihan dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Whitono, M.Si. 

Dalam sambutannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama para santri untuk meningkatkan pentingnya mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Pola makan yang salah akan menyebabkan kurang optimalnya pertumbuhan dan perkembangan. Tingginya angka stunting di Jawa Tengah lebih disebabkan karen faktor gizi yang kurang

“Saat ini pemerintah sedang mengedukasi masyarakat untuk lebih meningkatkan konsumsi pangan dengan lebih banyak memanfaatkan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pangan impor. Saat ini masyarakat masih terlalu banyak mengkonsumsi beras. Padahal sumber karbohidrat lain masih banyak, seperti ubi kayu, jagung dan umbi yang lain yang ddapat difungsikan sebagai pengganti beras. Potensi lahan pekarangan yang cukup tinggi kurang dioptimalkan. Dengan mengoptimalkan penanaman lahan pekarangan diharapkan akan dapat mendukung menuhan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman,”lanjutnya.

Pelatihan ini melibatkan 40 orang santriwan dan santriwati yang berasal dari Pondok Pesantren Walisongo Kabupaten Sragen dan Pondok Pesantren Dawar Kabupaten Boyolali. Peserta yang sebagian besar merupakan remaja yang dalam masa produktif sangat penting mendapatkan pengetahuan tentang pangan yang B2SA. Hal ini agar mereka telah mendapatkan kesadaran mengkonsumsi pangan B2SA sejak dini. Pada pelatihan ini peserta mendapatkan materi tentang pentingnya mengkonsumsi pangan yang B2SA beserta aplikasinya untuk dapat diterapkan dalam keseharian peserta. Narasumber pelatihan ini berasal dari petugas Kabupaten Sragen dan Universitas Semarang. Peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan karena memperoleh pengetahuan tentang pangan dan gizi serta aplikasinya.