16 SEPTEMBER 2015 Admin Website BKP Jateng

Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sidosari Melalui Lumbung Pangan “Karya Makmur”

Desa Sidosari merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan. Desa Sidosari memiliki luas desa 233,317 hektar, terdiri atas : tanah sawah irigasi 184,837 Ha; tanah sawah setengah teknis 11,168 Ha; tanah pekarangan/bangunan 29,818 Ha; tanah tegalan 2,580 Ha; dan tanah lain-lain 4,914 Ha. Wilayah pertanian Desa Sidosari merupakan area yang sering mangalami banjir pada musim penghujan dan kekeringan pada musim kemarau sebelum dilakukannya penyudatan sungai Gosek dan pengerukan sungai Brondong. Kondisi tersebut menyebabkan produktifitas hasil pertanian rendah sehingga menimbulkan masalah rawan pangan dan paceklik.

Bermula dari keadaan tersebut pemerintah desa pada waktu itu berinisiatif mendirikan sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang simpan pinjam gabah. Organisasi tersebut dibentuk dengan tujuan utama untuk mengatasi rawan pangan pada musim paceklik. Berdasarkan hasil rembug desa maka pada tanggal 14 September 1988 secara resmi berdirilah Lumbung Pangan yang diberi nama ”Karya Makmur”. Modal awal organisasi ini berupa simpanan pokok anggota dalam bentuk gabah sebesar 25 kg setiap anggota.

Seiring berjalannya waktu, organisasi ini semakin berkembang berkat dukungan dari pemerintah melalui program UED-SP dan UP2K. Pada tahun 2011 melalui DAK menerima pembangunan gudang, kantor dan lantai jemur. Selain itu juga menerima bantuan dari APBD I berupa timbangan dan kereta dorong. Pada tahun 2012 sebagai Lumbung Pangan Masyarakat tahap Pengembangan menerima bantuan sosial dari dana dekonsentrasi APBN sebesar Rp 20.000.000,- yang digunakan untuk pembelian cadangan pangan pokok. Lumbung Pangan Masyarakat pada tahun 2013 juga menerima bantuan sosial tahap Kemandirian dari dana dekonsentrasi APBN guna penguatan kelembagaan kelompok dan pemantapan cadangan pangan serta kelembagaan cadangan pangan masyarakat.

 

 

Usaha yang selama ini sudah dikelola oleh Lumbung Pangan Masyarakar Desa ”Karya Makmur”  Desa Sidosari, yaitu :

Simpan pinjam natura gabah

Usaha kegiatan simpan pinjam natura (gabah) di LPMD Karya Makmur sebagai usaha yang pokok sejak awal berdirinya. Sampai saat sekarang usaha ini telah mampu memberikan nilai lebih pada petani (anggota). Jasa sebesar 20% setiap tahun yang harus dikembalikan anggota pada saat musim panen. Pendapatan yang diperoleh dari usaha ini sebagian akan dikembalikan lagi ke anggota dalam bentuk bantuan sosial anggota dan bingkisan lebaran.

Sistem penagihan yang diterapkan di LPM Karya Makmur ini cukup efektif dalam mengatasi anggota yang malas untuk membayar pinjaman. Guna kelancaran penagihan, Lumbung Pangan telah mengangkat 8 orang sebagai penagih yang untuk honornya diambilkan dari biaya operasional.

Pinjaman sarana produksi pertanian (saprotan)

Usaha kegiatan pinjaman saprodi adalah usaha menyediakan pinjaman benih padi, pupuk, pestisida dan sarana pertanian seperti hand traktor dengan sistem sewa. Sistem penagihan pada usaha pinjaman saprodi sama dengan penagihan pinjaman natura hanya berbeda pada warna kertas hijau.

Sistem tunda jual gabah.
Pengadaan bahan pangan non beras.

Usaha ini merupakan usaha yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan atau pekarangan yang ada di desa Sidosari namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pemilik lahan ditawari kerjasama dengan lumbung untuk mengelola lahannya dengan ditanami umbi-umbian seperti singkong, talas dan ketela rambat. Lumbung akan menyediakan bibit palawija yang diinginkan oleh pemilik lahan dan nantinya akan digarap oleh pemilik. Pada saat panen pembagian hasil 50 : 50.

 

Perkembangan Aset Kelompok. Perkembangan permodalan dalam bentuk natura (gabah) tahun 2008 s/d 2014 (Juli 2014) adalah sebagai berikut :

Total Aset yang dikuasai kelompok Lumbung pangan Masyarakat “Karya Makmur” kondisi pada bulan Juli 2014 adalah senilai Rp725.693.525,- dengan rincian :

Natura gabah :

      Bentuk Natura (gabah) 38.684 kg » Rp209.227.500,-

Dalam bentuk benda/Donansi :

Dalam bentuk tunai/rekening bank :

Prestasi Dan Penghargaan Yang Diperoleh Kelompok Dalam Pengembangan Cadangan Pangan Masyarakat

Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah No. 520/13974 tanggal 15 September 2003
Peringkat I Kelompok Pengembang Cadangan Pangan Masyarakat pada Penghargaan Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2010.
Piagam Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah No. 526/46/2010 sebagai Penerima Penghargaan Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Peringkat II Adhikarya Pangan Nusantara Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 kategori Lumbung Pangan Masyarakat Desa.
Peringkat II Adhikarya Pangan Nusantara Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 kategori Kelompok Pengembang Lumbung Pangan Masyarakat.