04 APRIL 2017 Admin PPID

Boyolali  -   Dalam rangka pembelajaran yang bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan para siswa sebagai generasi penerus, tentang bahaya dan risiko pangan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan,  Dinas Ketahanan Pangan (DISHANPAN) Provinsi Jawa Tengah mengadakan “Pelatihan Edukasi Mutu Keamanan Pangan”, Rabu (29 /3/2017) di SMKN I Mojosongo Boyolali.  Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Suranto, M.Si.

 

Dalam sambutannya,  beliau menyampaikan bahwa pentingnya keamanan mutu pangan yang aman untuk dikonsumsi sesuai dengan konsep B2SA.


Peserta Pelatihan edukasi mutu keamanan pangan diikuti oleh 100 (seratus) siswa/siswi, yang terdiri dari berbagai jurusan Pertanian. Adapun narasumber berasal dari Dinas Kesehatan disampaikan oleh dr. Maghfur Arrozy dengan materi “Pentingnya  Keamanan pangan segar dan Olahan bagi kesehatan”,  dari pelaku usaha Organik oleh Warno, A.Md. THL. TBPP UPT.Peranian Kec. Selo Kabupaten Boyolali/ Ketua Poktan Argo Ayuningtani Kabupaten Boyolali dengan materi “Budidaya Produk pangan organic dan keunggulannya” dan narasumber dari pelaku usaha pengolahan pangan  oleh Eka Supriyatin ketua KWT Ngudi Mulyo, Tanjung sari, Banyudono, Kabupaten Boyolali, dengan materi “Bagaimana membangun bisnis UMKM yang berdaya saing”.


Adapun Tujuan dari Pelatihan edukasi mutu keamanan pangan antara lain : Meningkatkan pengetahuan Siswa siswi SMK tentang bahaya dan risiko pangan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan; Meningkatkan peran serta berbagai pihak dalam program keamanan pangan untuk meningkatkan edukasi budaya pangan aman; Meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dan masyarakat untuk menerapkan peraturan/standar mutu dan keamanan pangan.

 

Harapan dan tindak lanjut, dengan pelaksanaan edukasi mutu keamanan pangan diharapkan siswa/anak didik lebih mengenali, mau dan mampu untuk  mewujudkan dan mengkonsumsi pangan yang bermutu dan aman  di konsumsi secara dini.