Notice: Undefined offset: 2 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120

Notice: Undefined offset: 1 in /home/dishanpan/public_html/libraries/php/default.php on line 120
2015-02-06 02:34:23 Admin

Hutan merupakan sumber daya dan kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Pemanfaatan sumber daya hutan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat. Produk pangan dari hutan sangat beragam mulai dari sumber tanaman berupa biji-bijian (grain), umbi-umbian (tuber), buah (fruit), kacang-kacangan (nut), tepung tepungan (flour), pakis (vegetable) dan lain-lain hingga sumber hewani berupa daging, ikan dan serangga. Potensi yang besar dari hutan sebagai sumber pangan ini dapat mendukung program kedaulatan pangan nasional.Dengan luas KPH 30.395 ha dan jika 45% dialokasikan sebagai penyedia pangan maka dapat berkontribusi sebagai penyedia pangan nasional rata-rata sebesar 91.910 ton/tahun.

Melihat besarnya potensi hutan yang besar, Badan Ketahanan Pangan melalui Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan melaksanakan kegiatan pelatihan Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan kepada masyarakat di daerah sekitar hutan dalam mendukung kedaulatan pangan melalui pemberdayaan kelompok wanita tani untuk mengelola lahan sebagai sumber pangan keluarga dalam upaya penyediaan konsumsi pangan sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral agar sehat, aktif dan produktif dengan pola konsumsi pangan yang beragam bergizi seimbang dan aman (B2SA) yang ideal.

Sebagai langkah awal, pelatihan dilaksanakan di 4 KPH pada 3 Kabupaten yaitu KPH Cepu, KPH Randublatung, KPH pati dan KPH Banyumas Timur pada Bulan Oktoberd an November 2014 dengan peserta yang berasal dari kelompok wanita anggota LMDH dari 4 KPH di wilayah Provinsi Jawa Tengah. diberikan pula stimulan berupa benih dan bibit tanaman sayuran dan buah-buahan agar dapat dimanfaatkan oleh peserta sebagai sumber pangan keluarga. Dengan dilaksanakan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perubahan sikap masyarakat khususnya kelompok wanita dalam mengembangkan pola konsumsi pangan B2SA, dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan.