21 10:25:33 APRIL 2016 Jona Admin PPID BKP Jateng

Program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) bertujuan memberikan dorongan dan dukungan pada penyediaan produk pangan yang lebih beragam, bergizi seimbang, dan aman untuk dikonsumsi, termasuk produk pangan yang berbasis sumberdaya lokal. Bisnis pangan lokal kini banyak dikembangkan di banyak daerah di Jawa Tengah, namun mengingat keterbatasan daya simpan pangan lokal secara umum, maka perlu dikembangkan inovasi dan penggunaan teknologi beserta pendampingannya yang disesuaikan dengan kearifan lokal.

Pangan lokal daerah perlu dikembangkan demi tercapainya program percepatan penganekaragaman konsumsi pangan. Masih banyak umbi – umbian dan hasil pekarangan lainnya  yang pemanfaatannya belum optimal. Meskipun teknologi pengolahan pangan lokal terdapat beberapa inovasi, namun minat dan pemasarannya masih perlu ditingkatkan.

Salah satu upaya untuk mendukung P2KP serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia adalah dengan melaksanakan Pelatihan Pengolahan Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) bagi UKM bidang pangan, maupun catering. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan peserta tentang pengolahan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Pada 26 - 27 Januari 2016 lalu, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Pangan B2SA Angkatan I di Pendopo Kecamatan Bangsri Kab. Jepara, dan pada hari Senin s/d Selasa tanggal 14 s.d 15 Maret 2016  diselenggarakan Pelatihan Pengolahan Pangan B2SA Angkatan II bertempat di Gedung Monumen PKK Provinsi Jawa Tengah, Jl. Letjend. Suprapto Ungaran  dengan peserta sebanyak 40 orang dari masyarakat di 13 Kabupaten, yaitu; Kab. Grobogan, Kab. Sukoharjo, Kab. Boyolali, Kab. Kendal, Kab. Demak, Kota Salatiga, Kab. Semarang, Kab. Wonogiri, Kab. Karanganyar, Kab. Klaten, Kab. Sragen, Kota Semarang, Kota Surakarta.


Pelatihan Pengolahan Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang serta Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Lokal di buka oleh Plt Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan didampingi Kasubid. Pengolahan dan Penganekaragaman Pangan.

Adapun narasumber dan materi yang disampaikan adalah sebagai berikut: 1). Materi dan diskusi “Pentingnya  Keamanan Pangan bagi UKM Pengolah Pangan Lokal” oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, 2). Materi dan Praktek “Pengolahan Pangan Berbahan Baku Tepung Mocaf dan Tepung Jagung” oleh Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini Semarang, 3). Materi dan diskusi “Persyaratan Pelabelan dan Pengemasan untuk Pemasaran dan Distribusi UKM Pangan Lokal” oleh Balai Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, 4). Teori dan praktek “Olahan Pangan Lokal dan Aneka Inovasinya” oleh UKM “Brownies Ndeso Kris-Kris” Kab. Semarang.

Pada tanggal 11 – 12 April lalu Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Pelatihan Pengolahan Pangan B2SA Angkatan III bertempat di Gedung Monumen PKK Provinsi Jawa Tengah, Jl. Letjend. Suprapto Ungaran  dengan peserta sebanyak 40 orang dari masyarakat pelaku usaha di 13 Kabupaten, yaitu; Kab. Rembang, Kab. Blora, Kab. Pati, Kab. Jepara, Kab. Kudus, Kab. Pekalongan, Kota Pekalongan, Kab. Tegal, Kota Tegal, Kab. Brebes, Kab. Pemalang, Kab. Batang.

Adapun narasumber dan materi yang disampaikan pada Pelatihan Pengolahan Pangan B2SA Angkatan III hampir sama dengan Angkatan II, hanya materi dari UKM ditiadakan diganti dengan praktek “Pembuatan Pengemasan Sederhana” dari Balai Perindustrian Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang masing-masing berlangsung selama 2 hari ini berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta, dan diharapkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), keamanan pangan serta cara pengolahan pangan yang baik dan benar