27 14:51:43 MARET 2018 Admin PPID DISHANPAN

Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi. Bertempat di Lorin Solo Hotel (26/03/18), kali ini mengangkat Tema “Kedaulatan Pangan Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia” dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Semarang. Rakor dibuka oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah (mewakili Plt. Gubernur). Dalam sambutannya disampaikan beberapa permasalahan dalam pembangunan kualitas manusia, salah satu diantaranya adalah permasalahan kurangnya asupan pangan bergizi yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan (stunting), menjadi isu penting yang harus didiskusikan bersama cara mengatasinya. Data balita stunting di Jawa Tengah tercatat sebanyak 28,52%. Kasus balita kerdil-stunting di Jawa Tengah tersebar pada 11 Kabupaten (Banyumas, Blora, Brebes, Cilacap, Demak, Grobogan, Klaten, Kebumen, Pemalang Purbalingga dan Wonosobo).


Hadir pada rakor tersebut Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan BKP Kementan Benny Rachman sebagai keynote speaker, beliau menyampaikan bahwa masalah gizi dan stunting di Indonesia harus segera diselesaikan. Langkah untuk menanggulangi  gizi buruk itu diimplementasikan dengan membangun Kawasan Mandiri Pangan dan Kawasan Rumah Pangan Lestari di 1000 desa di 100 kabupaten/kota.


Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Suryo Banendro, MP, dalam laporannya menyampaikan pentingnya pengetahuan tentang konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) sejak dini merupakan salah satu unsur yang terkait dalam meningkatkan status gizi masyarakat jangka panjang. “Selain konsumsi pangan B2SA, untuk mendukung kedaulatan pangan, kita juga perlu mencintai dan mengkonsumsi sumber-sumber daya pangan lokal sesuai dengan potensi masing-masing wilayah. Tidak memandang rendah pangan lokal karena pangan lokal tidak kalah dengan pangan impor bahkan lebih baik,”tuturnya.


 

Turut hadir pada rakor: Anggota Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, Kepala Dinas yang menangani Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah.


Selain Rakor DKP, pada kesempatan yang sama juga digelar Gerakan Konsumsi Pangan B2SA dan Kampanye Konsumsi Pangan Lokal.  Gerakan ini diikuti oleh sebanyak 200 siswa SD dari Kota Surakarta dan 100 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Wilayah Solo Raya.


 

cc : Subbag Program DISHANPAN