27 14:50:19 JULI 2017 Admin Website Dishanpan

Ungaran, 27 Juli 2017 -  Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Ketahanan Pangan yang bersumber dari dana dekonsentrasi APBN maupun APBD I Tahun 2017. Rapat dimaksudkan untuk mengetahui  perkembangan dan kemajuan, identifikasi dan permasalahan serta antisipasinya/upaya pemecahan masalah. Rapat dipimpin oleh Sekretaris Dishanpan – Ir. Sri Sularsih, MM. dengan didampingi dari perwakilan Bidang/UPT, dan dihadiri oleh aparat Dinas/Unit Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.


Dalam arahan, disampaikan bahwa dari 7 Indikator Kinerja Utama (IKU) Dishanpan, 4 telah tercapai antara lain: (1) pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) mencapai 127,69%; (2) telah diterbitkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah No. 36 Tahun 2017 tentang Pengembangan Pangan Lokal di Provinsi Jawa Tengah; (3) keamanan pangan segar 89,44% dari 142 sampel yang diuji; dan (4) ketersediaan pangan utama 6.816.753 ton beras. Sedangkan 3 indikator lainnya butuh upaya lebih lanjut.  Untuk capaian pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana dekonsentrasi, per 26 Juli 2017 sebesar 78,59% dan menduduki peringkat kedua nasional. Namun masih perlu ditingkatkan lagi dalam pelaksanaan selanjutnya, mengingat anggaran beberapa kegiatan belum terserap sesuai dengan target yang telah ditentukan. Untuk kegiatan pemberdayaan yang memberikan bantuan kepada masyarakat baik dalam bentuk barang maupun dana bantuan pemerintah, diharapkan petugas kabupaten/kota dapat mengawasi pemanfaatannya agar, sehingga bantuan tersebut dapat memberikan hasil positif bagi kelompok dan tidak menyimpang penggunaannya sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah.


Selain monitoring dan evaluasi, disampaikan juga Sosialisasi Petunjuk Pelaksanaan Pemberian Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017. Penghargaan APN sebagai salah satu bentuk apresiasi atas kontribusi sekaligus untuk mendorong partisipasi dan kreativitas baik pemerintah maupun masyarakat dalam upaya mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan. Penghargaan akan diberikan kepada : Pembina Ketahanan Pangan (Kepala Desa/Lurah) dan Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan (Kelompok Desa Mandiri Pangan, Kelompok Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat, Kelompok Lumbung Pangan, Kelompok Pengembang Pekarangan, Kelompok Pengembang Pangan Olahan dan Kelompok Produksi Pangan Segar Prima 3) yang telah memberikan upaya dan menghasilkan prestasi karya yang luar biasa dalam mewujudkan kedaulatan pangan, kemandirian pangan, dan ketahanan pangan. Pengusulan calon penerima penghargaan diserahkan kepada Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah selambatnya tanggal 21 Agustus 2017.

BAHAN RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI

  1. Berita Acara Serah Terima Banper P2KP Klik Disini
  2. Diskusi Rapat Monev Klik Disini
  3. Lampiran SRT Monev Klik Disini
  4. Rapat Monev Sekretaris Klik Disini
  5. Sambutan Rapat Klik Disini
  6. Sosialisasi Juklak APN  Klik Disini