15 13:48:37 AGUSTUS 2018

Lahan Pertanian merupakan salah satu modal pokok dalam kegiatan produksi pangan. Semakin maraknya alih fungsi lahan pertanian menyebabkan semakin sempitnya lahan untuk kegiatan produksi pangan, berpotensi mengancam keberlangsungan ketersediaan pangan wilayah. Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong petani agar termotivasi dalam mempertahankan dan tidak mengalihfungsikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) adalah dengan memberikan Penghargaan bagi Kelompok Tani Berprestasi Tinggi Pengelola LP2B. Penghargaan ini bertujuan memberikan apresiasi bagi Kelompok  Tani untuk mempertahankan, tidak mengalihfungsikan dan mengoptimalkan pemanfaatan LP2B yang telah ditetapkan.


Berdasarkan hasil verifikasi data, administrasi dan lapangan oleh Tim Penilai yang melibatkan Sekretariat Dewan Ketahanan Pangan serta Instansi terkait, telah ditetapkan penerima penghargaan melalui  Berita Acara Nomor 061/2109/VII/2018 tanggal 18 Juli 2018 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Bagi Kelompok Tani Berprestasi Tinggi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 dan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 002.5/51 Tahun 2018 tanggal 14 Agustus 2018. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Acara Puncak Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-68  tanggal 15 Agustus 2018 di Lapangan Pancasila Semarang.

Penerima Penghargaan yaitu :  Kelompok Tani “Tambah Mulyo I” – Blora; Gapoktan “Manunggal Karya” – Jepara; Kelompok Tani "Sri Rejeki" – Kebumen; Kelompok Tani “Tlogomulyo” – Magelang; Gapoktan “Hesti Tomo” – Sukoharjo; dan Kelompok Tani “Ngesti Utomo” – Wonogiri, yang masing-masing menerima penghargaan berupa trophy, piagam  dan uang pembinaan sebesar R. 7.500.000,-. Penerima Penghargaan diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kelompok Tani Pengelola LP2B yang lainnya agar tetap berkomitmen untuk mempertahankan dan tidak mengalihfungsikan LP2B.