SEJARAH SINGKAT

TERBENTUKNYA  OKKP-D PROVINSI JAWA TENGAH

Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) Jawa Tengah dibentuk guna memberikan Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan Produk Pangan Segar serta  melakukan  pengawasan keamanan produk pangan segar asal pertanian.

OKKP-D (Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah) Provinsi Jawa Tengah adalah Lembaga Non Struktural yang di bentuk berdasarkan Peraturan Gubenur Jawa Tengah Nomor 97 tahun 2009, dan sebagai Ketua OKKP-D adalah Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) Jawa Tengah  merupakan kepanjangan tangan dari Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKP-P).

Tahapan Terbentuknya OKKP-D Provinsi Jawa Tengah

  • Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 04/SR.220C/M/1/2004 tanggal 9 Januari 2004 kepada para Gubernur  tentang penunjukan Otoritas  Kompeten Keamanan Pangan di daerah
  • Menindaklanjuti Surat Edaran menteri Pertanian tersebut Gubernur Jawa Tengah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pegub)  Nomor 20 Tahun 2009,  tanggal  10 Maret 2009 tentang Otoritas Kompeten     Keamanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Tengah.
  • OKKP-D Provinsi Jawa Tengah menyusun Dokumen Sistem Mutu (DOKSISTU) sebagai pedoman dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu OKKP-D sesuai dengan BSN 401 : 2000.
  • Sebagai bentuk legalitas OKKP-D Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan Sertifikasi Produk Pangan Hasil Pertanian, maka OKKP-D Jawa Tengah diverifikasi oleh OKKP-Pusat dan lulus sesuai             Sertifikat Verifikasi nomor OKKPP-LSP-002 Tgl 22 Juli 2009 s/d 22 Juli 2012 OKKP-Pusat dan dinyatakan bahwa OKKP-D Provinsi Jawa Tengah sebagai OKKP-D telah menunjukkan kesesuaiannya     dalam mengimplementasikan Pedoman BSN 401 : 2000 Persyaratan Umum Lembaga sertifikasi Produk untuk ruang lingkup Pangan Hasil Pertanian
  • Kemudian Gubernur Provinsi Jawa Tengah menetapkan perubahan Peraturan  Gubernur Jawa Tengah  sebelumnya dengan Nomor  97 tahun 2009  tgl 29 Desember  2009   tentang  Otoritas Kompeten     Keamanan Pangan  Daerah Provinsi Jawa Tengah
  •  Pada tahun 2012 OKKP-D Provinsi Jawa Tengah dilakukan Re-Verifikasi oleh OKKP-P dan dinyatakan lulus dengan Nomor Sertifikat Nomor OKKPP-LSP-002 Tanggal 10 Pebruari 2014 s/d 10 Pebruari   2017.

OKKP-D sebagai Lembaga Sertifikasi Produk Pangan Hasil Pertanian mempunyai wewenang dan diijinkan untuk melakukan Sertifikasi dan Registrasi Produk Pangan Segar Hasil Pertanian apabila sudah LULUS  AKREDITASI atau VERIFIKASI oleh OKKP-P.

Tupoksi OKKP-D

1.    Melakukan pelayanan sertifikasi Pangan hasil pertanian (Prima 2, Prima 3, GFP, GHP, GMP/NKV)

2.    Melaksanakan kegiatan audit yang ditugaskan OKKP-P dalam rangka registrasi pangan hasil pertanian          (PD & PL) Produk segar

3.    Melakukan pengawasan pangan hasil pertanian beredar berisiko tinggi dan/atau yang dikemas dan                berlabel.

4.    Melaporkan pelaksanaan kegiatan sertifikasi dan registrasi kepada Dirjen PPHP selaku Ketua OKKP-P

5.    Memberikan rekomendasi hasil persyaratan dan menginformasikan kepada instansi terkait.

Perkembangan OKKP-D

Sesuai dengan perkembangan tuntutan konsumen akan pangan yang aman, maka OKKP-D terus melakukan penyempurnaan DOKSISTU dan penambahan ruang lingkup sesuai dengan tugas dan kewenangan OKKP-D. Karena sesuai dengan perkembangan dan Regulasi tentang Lembaga Sertifikasi Produk Pangan Hasil Pertanian mulai tahun 2015 OKKP-D harus menyempurnakan Dokumen Sistem Mutu (DOKSISTU) dari sebelumnya mengacu pada BSN 401 : 2000 menjadi SNI ISO/IEC 17065 : 2012.

Ruang Lingkup OKKP-D sampai dengan akhir tahun 2015 antara lain :

  • Sertifikasi Prima 2 dan Prima 3
  • Registrasi PSAT (Pangan Segar Asal Tumbuhan)
  • Pengawasan Keamanan Pangan  Segar
  • Registrasi Packing Haouse
  • Sertifikasi Biji Kakao Fermentasi

Visi

  • Jawa Tengah sebagai Pusat Produksi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) HARUS  Berdaya Saing serta memenuhi Persyaratan Standart Mutu dan Keamanan Pangan Sehingga Mempunyai Nilai Tambah.

Misi

  • Mengembangkan Produksi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) melalui manajemen profesional berbasis agribisnis serta penerapan standart jaminan sistem mutu dan keamanan pangan, sehingga menghasilkan produk yang bermutu dan aman serta berdaya saing tinggi.
  • Menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menyediakan dan mengonsumsi pangan yang memenuhi persyaratan standart mutu dan keamanan pangan untuk kesehatan.
  • Memberikan jaminan produk pangan segar yang dihasilkan oleh produsen lokal serta memberikan  perlindungan bagi konsumen dari pangan yang tidak terjamin keamanannya.

Motto
" Kami ada untuk menjamin pangan segar yang bermutu dan aman, dan Kami bangga masyarakat sehat "

--shn -- 

Harga Pangan

No.
Komoditas
 

Harga 

1 Tepung Terigu

Rp.

6.773,/kg
2 Minyak Goreng

Rp.

11.889,/kg
3 Daging Sapi Murni

Rp.

101.939,/kg
4 Telur Ayam Ras

Rp.

18.205,/kg
5 Daging Ayam Ras

Rp.

28.500,/kg

6 Cabe Merah Keriting

Rp.

49.621/kg
7 Bawang Merah

Rp.

36.439,/kg
8

Gula Pasir Lokal

Rp.

12.924./kg

9 Kedelai Biji Kering

Rp.

8.683-/kg
10 Jagung Pipilan Kering

Rp.

4.737,-/kg
11 Beras Termurah

Rp.

8.118,-/kg
12 Beras Medium

Rp.

9.408-/kg
13 Beras Premium

Rp.

10.585,/kg

  Catatan :   Sumber Data Enumerator Panel Harga Pangan dari 27 Kab/Kota
 

 

  Minggu I Desember  2016 , Keadaan Tgl 5/12/2016
 

 

  Data Yang Disajikan Adalah Harga Rata-Rata Dari 27 Kab/Kota

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Harga Gabah

No. Kabupaten

    Harga GKP           Tk Petani

1. Kab. Cilacap Rp.0,-/kg
2. Kab. Banyumas  Rp.3.500,-/kg
3. Kab. Purbalingga Rp.3.700,-/kg
4. Kab. Banjarnegara Rp.3.850,-/kg
5. Kab. Kebumen Rp.0,-/kg
6. Kab. Purworejo Rp.3.363,-/kg
7. Kab. Wonosobo Rp.4.200,-/kg
8. Kab Magelang Rp.4.150,-/kg
9. Kab.Boyolali Rp.3.800-/kg
10. Kab. Klaten Rp.4.200,-/kg
11. Kab Sukoharjo Rp.0,-/kg
12. Kab. Wonogiri Rp.3.400-/kg
12. Kab. Karanganyar Rp.4.200,-/kg
13. Kab. Sragen Rp.4.300,-/kg
14. Kab. Grobogan Rp.3.925,-/kg
15. Kab. Rembang Rp.4.000-/kg
16. Kab. Temanggung Rp.4.000-/kg
17. Kab. Kendal Rp.4.200,-/kg
18. Kab. Batang Rp.4.300,-/kg
19. Kab. Pemalang Rp.3.800,-/kg
20. Kab. Tegal Rp.4.200,-/kg
21. Kab. Brebes Rp.3.400,-/kg
22. Kab. Pekalongan Rp.3.200,-/kg
  Rata-rata Rp.3.992-/kg
  Tertinggi Rp.4.300,-/kg
  Terendah Rp.3.200,-/kg

Selengkapnya

INFORMASI HARGA PANGAN

Statistic User

Pengunjung hari ini : 170
Total pengunjung : 395580
Hits hari ini : 428
Total Hits : 1825143
Pengunjung Online : 6