BANDUNG – Provinsi Jawa Tengah Raih Prestasi Gemilang di Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan. (15/2/2024)
Malam apresiasi Kedeputian Bidang Penganganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan menjadi momen bersejarah bagi Provinsi Jawa Tengah yang berhasil meraih sejumlah prestasi gemilang. Provinsi Jawa Tengah dinilai berhasil mensinergikan pelaksanaan kegiatan penjaminan mutu dan keamanan pangan, pengawasan pangan di peredaran, pembinaan pelaku usaha, dan edukasi kepada konsumen.
Provinsi Jawa Tengah dengan bangga meraih beberapa penghargaan bergengsi, antara lain:
1. Provinsi Terbaik Pertama Pelaksana Program Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.
2. Provinsi Pelaksana Kegaiatan Pengawasan Keamanan Pangan Terbaik Pertama.
3. Provinsi dengan Capaian skor Pola Pangan Harapan Terbaik Ketiga.
Selain itu, Provinsi Jawa Tengah juga berbangga dengan prestasi tiga Kabupaten/Kota yang turut meraih penghargaan :
1. Kabupaten Wonosobo dinobatkan sebagai kabupaten dengan capaian skor pola pangan harapan terbaik kedua sebesar 99,15
2. Kota Semarang dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang berhasil meraih gelar sebagai pelaksana kegiatan pengawasan keamanan pangan terbaik.
3. Kabupaten Demak memperoleh penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Pembina Penerapan Standar Keamanan Pangan Terbaik
“Prestasi ini adalah hasil kerjasama antara seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Jawa Tengah. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi dan dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkontribusi dalam menciptakan keamanan pangan.” Terang Dyah Lukisari Kepala Dishanpan Prov Jateng
“Keamanan pangan segar sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Konsumsi makanan segar yang terkontrol keamanannya dapat mencegah risiko terjadinya keracunan makanan dan penyebaran penyakit melalui bahan pangan.” Lanjut Dyah Lukisari
“Praktik keamanan pangan yang baik dapat mencegah kerugian ekonomi yang disebabkan oleh penarikan produk, tuntutan hukum, atau kerugian reputasi akibat insiden terkait keamanan pangan.” Imbuhnya.








