BANJARNEGARA – Kegiatan Pemberian makan, yang diselenggarakan oleh TP PKK Desa Pekasiran bekerja sama dengan ahli gizi Puskesmas setempat dan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara sebagai upaya meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat. (Kamis, 18/7/2024)
Kegiatan pemberian makan yang ke-19 ditujukan pada 40 anak balita, Selain pemberian makan juga disampaikan edukasi terkait pola konsumsi B2SA oleh mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada.
Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan, Lucia Sri Winarni Susilowati hadir dalam kegiatan pemberian makan, mengatakan ” Pentingnya konsumsi B2SA sejak usia dini, diharapkan pola konsumsi B2SA dapat menjadi budaya sehari-hari dalam rumah tangga, sehingga makan tidak hanya enak dan kenyang tetapi makan utk sehat aktif dan produktif.
ISI PIRINGKU sebagai takaran dalam memenuhi gizi seimbang yakni :
– 1/3 piring adalah sumber karbohidrat,
– 1/3 piring adalah sayuran,
– 1/6 piring adalah lauk pauk,
– 1/6 piring adalah buah-buahan,
Juga diikuti dengan cuci tangan sebelum makan, minum air putih minimal 2 liter/hari, olah raga secara rutin.
Lusi menambahkan untuk konsumsi B2SA tidak mahal karena bersumber pangan lokal artinya pangan yang dibudidayakan, diproduksi dan dikonsumsi masyarakat setempat sehingga mudah diperoleh, kualitas masih segar, harga terjangkau dan dapat diimplementasikan pada setiap rumah tangga dan yang lebih penting sesuai takaran didasarkan jenis kelamin, umur, aktifitas dan kebutuhan khusus seperti orang sakit, Bumil, Busui.
Harapannya dengan mengkonsumsi pangan yang tepat maka dapat dicegah stunted maupun obesitas.
