Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabuaten Kudus menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah berlokasi di Lapangan Sepakbola GOR PR. Sukun Wartono Kudus.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Kudus Bapak Bergas Catursasi Penanggungan, S.sos, M.Si mewakili Pj. Gubernur Jawa Tengah, Ibu Ir. Dyah Lukisari, M.Si Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Asisten Ekonomi dan Pembanguan Setda Kabupaten Kudus, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Forkopincam Gebog Kudus.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Pj. Bupati Kudus, adapun maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi para buruh pabrik sehingga buruh pabrik dapat mengakses dan mendapatkan pangan strategis dengan harga di bawah harga pasar.
Perwakilan Direktur PR Sukun Wartono Bapak Chaulanna Rindho Wartono menyampaikan bahwa GPM ini sangat bermanfaat bagi para karyawan Pabrik untuk mendapatkan pangan dengan harga murah, sehingga karyawan tidak terbebani mendapatkan beras, telur, minyak, dan bahan pangan lainnya dengan mudah dan murah.
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan Gerakan Pangan Murah dari Januari 2023 sampai dengan sekarang sebanyak 423 Kali di Kabupaten/Kota Se –Jawa Tengah dan 9 Kali di Pabrik tekstil/garmen dan pabrik rokok Sukun Wartono dipilih menjadi lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) karena bersifat padat karya, dimana karyawan pabrik berjumlah 4.800 karyawan, GPM secara teknis dilakukan 2 kali sesi, dimana sesi pertama jam 10.00 WIB dan sesi kedua jam 15.00 WIB.
GPM sebagai salah satu instrumen untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, sehingga masyarakat khususnya karyawan pabrik mendapatkan harga dibawah harga pasar, GPM melibatkan BUMN (Bulog, RNI dan PPI), Gapoktan/poktan bawang merah, bawang putih, cabe dan telur serta pihak swasta Fomaco dan PT.Prima Food, dimana Bulog membawa beras medium SPHP sebanyak 6 Ton, minyak goreng 700 liter, sedangkan Gapoktan Telur membawa telur sebanyak 1200 kg.





