Pangan B2SA, pangan yang dikonsumsi beradab. Yang harus dilakukan adalah Diversifikasi pangan :
1. Tidak bergantung pada 1 jenis pangan saja (beras);
2. Makanan yang dikonsumsi harus bergizi;
3. Pengolahannya harus memenuhi unsur gizi;
4. Pangan yang dikonsumsi harus aman.
Permasalahan yang ada:
1. Kualitas pangan belum seperti yg diharapkan;
2. Budaya masyarakat belum mendukung kreasi pangan.
3. Bonus demografi;
4. Belum optimalnya sumber daya lokal.
Permasalahan diatas dapat diminimalisir bilamana kita menyadari potensi yang dimiliki Indonesia tidak kalah, kaya ragam sumber pangan lokal dan pangan tradisional yang dapat dijadikan sumber pemenuhan konsumsi pangan masyarakat.
Pangan merupakan kebutuhan yang hakiki. Hilirisasi produk pangan mewujudkan Pangan berdaulat yang akan mampu menciptakan SDM berkulitas.
Terima kasih, Bpk Andang Wahyu Triyanto, SE, MM dari Komisi B DPRD Prov. Jateng yang telah memberikan pencerahan pada Sosialisasi Konsumsi Pangan B2SA di desa Miri, kec. Kismantoro, kab Wonogiri yg diikuti 50 peserta dari TP-PKK dan kader Posyandu.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan demo masak oleh chef Era Nur Ri’ayah berupa menu Sup jagung telur, Lele gulung saus tomat nanas, Singkong timbel kemangi panggang dan Martabak tahu kulit pangsit.







