Kepala Dins Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Ibu Ir. Dyah Lukisari M.Si menyampaikan 3 arahan :
1. Program kegiatan yang terkait dengan Ketahanan pangan terkawal dengan baik namun Ibu Dyah menghimbau agar tidak berpuas diri dan terus berbenah mengevaluasi apa-apa yang perlu diperbaiki agar program dan kegiatan selanjutnya berjalan semakin baik.
2. Perihal Aset. Dishanpan telah menerima penyerahan aset kendaraan roda 4 untuk dipakai sebagai armada penunjang operasional Bidang KSP. Selanjutnya agar segera diproses menjadi aset Barang Milik Daerah (BMD) Pemprov Jateng di Dishanpan Prov Jateng. Kemudian biaya pemeliharaan dan lain-lain dianggarkan di APBD.
3. Setiap ada momen event, apabila kita mendapatkan masukan saran kritikan yang membangun dari pakar, praktisi, hingga pimpinan diharapkan semua arahan dicerna, dievaluasi dan menginovasi program kegiatan dengan adanya masukan2 tersebut.
Rekayasa sosial pangan lokal diperlukan untuk menjadi ajang promosi dan pengenalan pangan lokal kepada generasi milenial. Merombak mereformasi promosi pangan lokal dengan merubah mindset, paradigma cara berpikir tentang pangan lokal. Hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan dan masif. Kita bisa menggandeng kafe, restoran yang biasa didatangi anak muda. Ini adalah titik paling efektif mewujudkan rekayasa sosial.




