Beras Berkelanjutan Untuk Kedaulatan Pangan

Sebagai komitmen untuk mengurangi emisi Gas Runah Kaca (GRK) dalam rangka Pembangunan yang berkelanjutan, serta mendukung Perpres 71 tahun 2011 tentang Inventarisasi GRK Pemerintah telah meluncurkan Platform Pembangunan Rendah Karbon (PRK) yang bertujuan untuk menjaga pertumbuhan social dan ekonomi melalui aktivitas yang menghasilkan emisi dan intensitas emisi GRK rendah, salah satunya sektor pertanian dan pangan.

Upaya pemenuhan kebutuhan pangan yang berbasis Pembangunan Rendah Karbon (PRK) harus dimulai dari hulu sampai dengan hilir. Mulai dari budidaya ramah lingkungan dengan pengelolaan lahan tanah, penggunaan pupuk organik dan irigasi berselang (intermitten), hingga pengolahan yaitu dalam penggilingan padi menjadi beras.

Dibutuhkan sinergitas dari berbagai pihak serta partisipasi dari pelaku usaha petani dan penggilingan padi mengingat PRK mulai dari budidaya dan penggilingan padi menjadi beras. Dengan metode Low Carbon (perlakatan listrik) selain ramah lingkungan juga dapat memberikan efisiensi biaya 40% dibandingkan pengginaan mesin diesel (Pilot Project di Klaten, Boyolali dan Sragen).

Insentif pemerintah dalam revitalisasi penggilingan serta pengalihan diesel ke listrik sangat dibutuhkan sebagai upaya menarik minat pelaku usaha penggilingan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top