Pemantaan Ketahanan Pangan Jawa Tengah

UNGARAN – Telah dilaksanakan Rapat Lanjutan dan Penandatanganan Kesepakatan Koordinasi Pemantapan Ketahanan Pangan Jawa Tengah antara Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah dan 35 Dinas yang Menangani Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah. (Kamis, 26/3/2026)

Rapat Koordinasi membahas dan menyepakati beberapa hal antara lain :
1. Integrasi dan penyempurnaan /perbaikan kualitas data Sisten Informasi Pangan meliputi FSVA, SKPG, SIPSAT, Proyeksi Neraca Pangan Wilayah, Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Sistem Informasi Cadangan Pangan Nasional dan Data Pangan Lokal antara Pemeritah Pusat, Provinsi dan kab/Kota
2. Pemanfaataan FSVA sebagai dasar dalam penetuan lokus prioritas dan inervensi bantuan pangan dan lainya dalam rangka pengurangan wilayah (kecamatan/desa) rentan pangan, mengintegrasikan data dan informasi ketahanan pangan lintas sektor sepert pertanian, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, dan sosial dalam satu platform pemetaan
3. Pemanfaatan SKPG sebagai dasar dasar dalam penentuan lokus prioritas dan inervensi bantuan pangan dan lainya dalam rangka mengantisipasi kejadian kerawanan pangan dan gizi
4. Pemanfaatan Panel Harga sebagai dasar dalam penetuan lokus dan intervensi stabilitasasi pasokan dan harga pangan
5. Pemanfaatan SIPSAT untuk penyediaan informasi produk PSAT yang sudah bersertifikasi keamanan pangan, pemantauan keamanan pangan di peredaran, penerbitan dan perizinan produk PSAT, penyediaan database produk bersertifikat (HC/PSAT)
6. Pemanfaatan Proyeksi Neraca Pangan Wilayah sebagai sebagai dasar dalam mitigasi dan intervensi (termasuk stabilitas harga dan pasokan), serta sistem peringatan dini terhadap potensi defisit atau rawan pangan.
7. Pemanfaatah Data Cadangan Pangan Pemerintah sebagai untuk menanggulangi kerawanan pangan dan gizi, gejolak harga, serta keadaan darurat seperti bencana alam, bencana sosial, dan dampak perubahan iklim
8. Pemanfaatan pangan lokal sebagai dasar dalam penetuan lokus prioritas dan intervensi bantuan pengembangan pangan lokal

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top