SEMARANG – Edukasi Pola Konsumsi Pangan B2SA, diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, pada Jum’at 25 April 2025, bertempat di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah , kepada 60 peserta yang merupakan perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Balai Jasa Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, UPPD dan Samsat Kota Semarang II.
Hadir sebagai Narasumber dari PERSAKMI, Muhammad Yusuf menyampaikan tentang Sehat dengan Konsumsi Pangan B2SA, Makan tidak hanya soal kenyang, tetapi soal bertahan hidup, apa yang kita makan adalah investasi kehidupan dengan menjaga pola makan. Apabila mengkonsumsi Junk food dan manis-manisan dapat menyebabkan stroke, oleh sebab itu untuk menerapkan hidup yang sehat adalah Aktivitas fisik 30 menit, tidur tepat waktu, mulai beralih untuk mengkonsumsi karbohidrat selain nasi yang mengandung serat dan mineral, seperti jagung dan umbi-umbian serta anjuran agar stop boros pangan dengan penyimpanan yang benar melalui sistem First in First Out, berbagi makanan yang layak, dan memanfaatkan pangan yang berlebih, karena setiap makanan yang tidak dimakan adalah rezeki yang sia-sia, yang dapat memberikan kehidupan yang membutuhkan.
Verry Aji Kurniawanm selaku panitia penyelenggara menambahkan, Sehat adalah investasi di masa depan dan konsumsi makanan merupakan investasi kesehatan, sehingga pentingnya ketahanan pangan pada keluarga dalam meningkatkan kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat sehingga menciptakan masyarakat yang hidup sehat, aktif, dan produktif. Ketahanan pangan dapat terwujud melalui ketercukupan pangan yang berkualitas, mendukung tercapainya status gizi yang baik dan menghasilkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing dan ini semua dimulai dari isi dalam piring (makanan) dan dari meja makan ( keluarga )
Harapannya melalui edukasi ini, peserta dapat menerapkan pola hidup sehat dan mengkonsumsi pangan yang berB2SA pada diri sendiri serta keluarga dan dapat menyebarkan informasi ke lingkungan sekitar.
