Badan Pangan Nasional bersama OKKPD Provinsi Jawa Tengah melakukan sampling rempah-rempah di pelaku usaha dan retail di Jawa Tengah untuk kajian logam berat pada tanggal 6-7 November 2023.
Pengambilan sampel di:
1. Eksportir PT. Agri Spice Indonesia Kab. Klaten meliputi: pala, lada putih, lada hitam, cengkeh, kayu manis dan mace.
2. Eksportir CV. Jaya Bumi Utama Kab Kendal meliputi: pala, sereh, jahe, lengkuas, kayu manis, cengkeh, gagang cengkeh, kunyit, daging buah pala, kemukus dan merica
3. Retail PT. Lion Super Indo BSB Kota Semarang meliputi: ketumbar, kayu manis, bunga lawang, oregano, kapulaga, adas, jinten, kacang tanah dan kacang hijau.
Sampel-sampel yang telah terambil akan diujikan di Laboratorium Terpadu IPB dengan parameter uji logam berat timbal (Pb) dan kadmium (Cd). Hasil uji akan digunakan sebagai data dukung cemaran logam berat pada komoditas rempah di Indonesia dalam rangka penetapan batas maksimum cemaran logam berat pada Codex Commitee On Contaminants in Food (CCCF).



