UNGARAN – Dishanpan Prov Jateng menyelenggarakan Sosialiasi Standar Mutu Tepung Mocaf untuk Industri Pangan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dengan peserta sebanyak 64 orang dari pelaku usaha tepung mocaf Jawa Tengah dan masyarakat umum. (Rabu, 02/07/2025)
Kegiatan ini menghadirkan PT. Sriboga Flour Mill sebagai narasumber, Bapak Rudi Nasrudin selaku Head of Product Management dan Bapak Otho Adiyanto, SK, M.Sc selaku Research & New Product Innovation Manager.
“Dilaksanakannya kegiatan ini adalah dalam rangka peningkatan kapasitas pelaku usaha pangan lokal khususnya pelaku usaha tepung mocaf dalam meningkatkan kualitas produknya. Kegiatan ini sangat penting, terutama dalam mendukung upaya pengembangan produk pangan lokal yang berkualitas dan berdaya saing. Namun, untuk dapat bersaing di pasar dan digunakan secara luas oleh industri pangan, kualitas dan mutu tepung mocaf harus memenuhi standar yang jelas dan terukur.” Ucap Lucia Sri Winarni, Kepala Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan.
“Industri terigu membutuhkan mocaf dengan karakteristik fisik, kimia, dan fungsional tertentu agar bisa digunakan tanpa mengganggu kualitas produk akhir. Oleh karena itu, pemahaman mengenai standar mutu yang dibutuhkan industri sangat penting bagi pengusaha mocaf untuk bisa menembus pasar yang lebih luas dan berkelanjutan” Terang Otho Adiyanto.
“Mocaf berpotensi sebagai bahan campuran (substitusi parsial) di berbagai aplikasi produk seperti mie instan/mie basah, produk bakery tertentu seerti kue kering atau cookies, dan produk gorengan tertentu” Imbuh Rudi Nasrudin.
Melalui sosialisasi ini diharapkan para peserta dapat memahami standar mutu yang berlaku, baik dari sisi bahan baku, proses produksi, hingga produk akhir. Dengan demikian, kualitas produk berbasis tepung mocaf dapat terus ditingkatkan dan dapat mendorong penggunaan tepung mocaf secara lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing.
