Subsidi Harga Pangan & Sumber Energi

PURWOREJO – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan subsidi harga pangan sumber energi kepada masyarakat rawan pangan dan gizi di awal tahun 2025. (Jumat, 24/01/2025).

Kepala Dishanpan Prov Jateng, Dyah Lukisari menyampaikan bahwa Purworejo masuk dalam kabupaten dengan angka PoU tertinggi se-Jawa Tengah. Subsidi harga pangan sumber energi kepada masyarakat rawan pangan dan gizi tahun ini bertujuan untuk menurunkan Angka Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Prevalence of Undernurisment – PoU).

Penentuan Sasaran Penerima Subsidi Harga Pangan Sumber Energi kepada Masyarakat Rawan Pangan dan Gizi yaitu : 4 Kabupaten dengan angka PoU tinggi yaitu Kab. Banjarnegara, Kab. Grobogan, Kab. Kebumen, dan Kab. Purworejo.
Dengan kriteria desa merupakan desa rawan pangan hasil Peta FSVA Kabupaten Tahun 2024. Sasaran penerima subsidi adalah 1.200 RTM dengan tingkat pendidikan KRT rendah (berdasarkan Data Terpadu Jawa Tengah) “, imbuhnya.

Lokasi Subsidi Harga Pangan Sumber Energi kepada Masyarakat Rawan Pangan dan Gizi di Kabupaten Purworejo adalah Desa Mudalrejo Kec. Loano , Desa Kaliharjo dan Donoharjo Kec. Kaligesing.

“Jumlah penerima pada setiap desa yaitu 100 penerima, dan setiap penerima memperoleh paket subsidi harga pangan senilai Rp. 170.000,- per paket yang terdiri dari ayam karkas 1 kg, telur 2 kg, dan olahan ikan 150gr. Tiap penerima membayar Rp. 30.000 untuk harga tersebut” Ujar Dyah Lukisari

Amir Masduki, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Jawa Tengah menegaskan bahwa kegiatan subsidi harga sumber energi ini untuk membantu peningkatan penyerapan kalori yang dibutuhkan.

Makan tidak hanya nasi, tetapi ada sayur juga ada lauknya, serta diiringi dengan rasa syukur dengan bantuan yang telah diberikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Scroll to Top